PKK DKI Peringati HKG PKK Ke 49 Tahun 2021

‘’Keluarga Pelopor Perubahan Menuju Indonesia Maju”

“Optimalisasi Kompetensi PKK dalam Rangka Pencegahan Stuntting di DKI Jakarta”

 

Tim Peggerak PKK Provinsi DKI Jakarta memperingati Hari Kesatuan Gerak PKK ke 49, secara tatap layar, (24 Maret 2021), dihadiri Gubernur, Wakil Gubernur, Kepala Dinas/OPD se Provinsi DKI Jakarta, Walikota/Bupati, Ketua Organisasi Wanita Bhayangkari, Jalasenastri, Pia Ardhya Garini dan Tim Penggerak PKK Provinsi, Kota/Kabupaten, Kecamatan, Kelurahan, dan Kader PKK se-DKI Jakarta secara live di chanel youtube pkkjakarta.

Ucapan selamat Hari Kesatuan Gerak PKK, berupa pantun disampaikan oleh Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria:

Beli sayur ke matraman                                                                                       Jalan ke semanan beli salak nangka buat cemilan
Lewat tangga pasar mampir beli baju                                                             Pakai motor biar kagak telat
Kegiatan hkg ke Empat Puluh Sembilan                                                          Dengan peringatan hari kesatuan gerak pkk ke empat puluh sembilan
Keluarga kita jadi pelopor perubahan menuju Indonesia maju                Yok kita lewat tangga biar sehat dan kuat

Sejarah Gerakan PKK (4 Maret 1972 – 4 Maret 2021) dibacakan oleh Wakil Ketua I Tim Penggerak PKK Provinsi DKI Jakarta, Ellisa Sumarlin. Gerakan PKK yang optimal diharapkan akan mampu mempercepat terwujudnya Kesejahteraan Keluarga, dengan serta mempercepat pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi DKI Jakarta, Fery Farhati membacakan sambutan Ketua Umum Tim Penggerak PKK Pusat, agar semua program PKK dapat dilaksanakan dengan capaian program yang lebih berdaya, berkarya dan berdampak bagi masyarakat, terutama disaat menghadapi pandemi Covid-19. Arahan dari Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Bapak Anies Baswedan, menyampaikan Selamat HKG PKK ke 49 kepada semua Kader PKK se DKI Jakarta, semoga ibu ibu semua terus diberi kemudahan untuk menjalankan  amanat penting ini.

Pertama, terima kasih, ápresiasi kepada  ibu ibu semua berada di garis terdepan. Bekerja tanpa senyap tidak terlihat. Ibu ibu  semua memiliki peran yang instrumental dalam menjaga keluarga-keluarga kita,jadi saya ingin ucapkan sekali lagi apresiasi dan terima kasih semoga menjadi catatan amal soleh ibu ibu semua.

Kedua kita masih dalam suasana pandemi, mudah mudahan kita sudah sampai akhirnya/ujungnya. Saya ingin pesankan beberapa hal dan perlu menjadi perhatian, pertama mengenai stunting, stunting ini tidak hanya dialami oleh masyarakat di pedesaan, atau tidak hanya dialami oleh masyarakat yang tidak berkecukupan, tetapi pada kenyataan ditemukan di perkotaan, ditemukan juga pada keluarga yang berkecukupan, karena itu penting bagi para orang tua untuk memiliki pengetahuan yang relewan, pengetahuan tang memungkinkan mereka memberikan gizi yang baik bagi anaknya. Mengapa di perkotaan banyak masalah stunting? Salah satu sebabnya, karena banyak anak di perkotaan tidak diasuh oleh orang tua, banyak dititipkan, lalu yang dititipkan tidak memberikan asupan gizi yang benar atau yang sesuai. Karena itu saya mengajak dan minta tolong kepada Tim Penggerak PKK, Kader Dasawisma mari bersama sama memberikan perhatian ekstra kepada urusan gizi ini, terutama pada masa pandemi. Dimasa pandemi ini, begitu banyak dari masyarakat yang kondisi ekonominya terganggu, ketika kondisi perekonomian terganggu, belum tentu asupannya baik. Dan angka kesakitan anak-anak juga lebih tinggi diderah yang padat dan daerah yang kumuh dan ini memerlukan perhatian yang ekstra, karena itu saya ingin mengajak kepada kita semua untuk memberikan perhatian yang lebih tinggi pada masalah stunting yang tadi saya sampaikan. Persoalan stunting bukan hanya soal gizi, tetapi ini juga soal kasih sayang,  ini juga soal perhatian orang tua pada anak-anak. Karena itu saya ingin garis bawahi sekali lagi kita perlu serius melakukan identifikasi atas  anak-anak kita yang berada diwilayah kita yang memiliki masalah stunting yang harus diteksi secara dini, Peran PKK di program BagiMU (Bahagiakan Anak beri Gizi yang Cukup dan stiMulas) ini satu pegangan sederhana yang mari kita sama sama laksanakan.

Seperti yang terjadi pada seratus tahun yang lalau, ada penelitian, pada masa masa krisis seperti ini, sering kali perhatian kita begitu besar pada satu aspek, sehingga ada aspek lain yang terlewatkan, misalnya perhatian kita pada pencegahan covid, sehingga perhatian kita akan masalah gizi dan kasih sayang berkurang, padahal keluarga kita membutuhkan keseimbangan seluruh aspek itu.

Semoga dengan peringatan Gerakan PKK ke 49 ini, mudah mudah kita bisa memperingatkan diri kita sendiri, diri kita masing-masing untuk memperhatikan anak-anak kita khususnya di kawasan yang memiliki problem sosial ekonomi yang cukup tinggi. Ada satu aspek yang perlu menjadi perhatian, yaitu pasangan muda yangmenikah muda dan belum tentu memiliki bekal yang cukup dalam mendidik anak-anak yang masih kecil. Kami berharap teman teman PKK dapat mengajak dengan memberikan materi tentang mendidik anak yang baik dan benar agar anak anaknya tumbuh sehat, agar anak-anaknya  bisa terbebas dari masalah Kesehatan, sehingga bisa menjadi generasi masa datang yang lebih baik. Ketahanan keluarga adalah kunci, diperlukan semua terlibat dan memastikan keluarga perlu kasih sayang yang tanpa batas.

Bapak ibu semua ijinkan saya sampaikan sekali lagi pesan untuk dilaksanakan sebaik-baiknya ‘’BagiMU (Bahagiakan Anak Beri Gizi yang Cukup dan Stimulasi)‘’

 Sekali lagi, terima kasih kepada semua pihak yang terlibat. Ibu ibu jaga stamina fisik, stamina mental, intelektual, salam hormat dari kami semua dari balaikota kepada ibu ibu semua dimanapun berada, demikian arahan yang disampaikan oleh Gubernur Provinsi DKI Jakarta.

Rangkaian acara dipandu oleh Rizky Hamid dan Chairunisyah, kemudian dilanjutkan penyampaian materi tentang Penguatan Fungsi keluarga Pada periode 1000 HPK untuk Pencegahan Stunting oleh narasumber DR. Tin Herawati, Sp, M.Si Ketua Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen, dimana delapan fungsi keluarga harus berfungsi dengan baik, ini menjadi kunci penting bagi keluarga, akan mampu beradaptasi, terutama disaat pandemi bisa menyesuaikan diri.

 

“Selamat HKG PKK ke 49”

(Skr/PA)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *