Peran PKK dalam Pengelolaan Sampah Lingkup Rukun Warga (RW)

Kegiatan sosialisasi tentang Peraturan Gubernur Nomor 77 Tahun 2020 – Sosialisasi Pengelolaan Sampah Lingkup Rukun Warga “RW” di Provinsi DKI Jakarta, kegiatan dilaksanakan secara tatap layar, bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, DPPAPP Provinsi DKI Jakarta, dan diikuti peserta Kader PKK se DKI Jakarta dan dilaksanakan pada 17 Des 2020, secara webinar dan live di media sosial.

Kepala Dinas PPAPP Provisni DKI Jakarta, Tuty Kusumawaty menyambut baik kegiatan kolaborasi dengan PKK, hal ini merupakan kegiatan untuk pemberdayaan kesejahteraan keluarga. Kami siap untuk mendukung kegiatan kurangi, pilah, dan olah sampah. Melalui Kader Dasawisma PKK dapat meneruskan informasi ini ke masyarakat, untuk mengurangi sampah rumah tangga, melalui Kader Dasawisma dapat menjadi lebih maksimal dalam menyampaikan informasi dan mensosialisasi pemilahan dan pengurangan sampah di tingkat rumah tangga, bersama kita melakukan kegiatan pilah sampah.

Dalam sambutannya Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi DKI Jakarta, menyambut baik kegiatan ini, sesuai dengan Pergub Nomor 77 Tahun 2020, pasal 6 bahwa Bidang Pengelolaan Sampah RW dapat didampingi oleh Kader PKK dalam melaksanakan pengelolaan sampah di lingkup RW, mengingat kader PKK mampu melakukan gerakan masyarakat dari bawah. Tim penggerak PKK mempunyai potensi jaringan berjenjang dalam kelembagaan mulai dari tingkat Kelurahan, Kecamatan, Provinsi dan memiliki kader PKK yang kompeten dan dedikasi serta rasa peduli yang tinggi dan menjadi harapan untuk dapat membantu tugas Bidang Pengelolaan Sampah di lingkup RW. Dalam pengelolaan sampah di rumah tangga, peran ibu-ibu yang langsung melakukan aksi kelola sampah yang ada di rumah, sehingga motivasi Kader PKK.

Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, Syaripudin berharap dengan kegiatan sosialisasi ini dan telah ditetapkannya Peraturan Gubernur Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Sampah Lingkup Rukun Warga, pada tanggal 12 Agustus 2020, sebagai pedoman dalam pelaksanaan pengelolaan sampah lingkup RW dengan tujuan peningkatan efektivitas pengelolaan sampah melalui kemandirian dan partisipasi masyarakat Provinsi DKI Jakarta.

Pengelolaan Sampah lingkup RW dilaksanakan oleh Bidang Pengelolaan Sampah dalam Kepengurusan RW dengan konsep penerapan Ku-Pi-Lah (kurangi, pilah dan olah) sampah di rumah tangga yang bertujuan mengurangi sampah yang dibawa ke TPST Bantar Gebang. Sampah yang Masuk ke TPST Bantar gebang sebanyak 7.702 ton/hari.

Peran rumah tangga, untuk melakukan pengelolaansampah, mematuhi ketentuan pengelolaan sampah yang ditetapkan Bidang Pengelolaan Sampah, Melakukan pemilahan sampah dan pengolahan sampah. Bersama warga kita melakukan dan KUPILAH (Kurangi – Pilah – Olah) dan KUPANG (Kumpul – Angkut – Buang).

(P3/Skr/PA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *