Pandangan Akhir Pelaksanaan Rakernas IX PKK Tahun 2021

Penutupan Rakernas IX PKK Tahun 2021 dilaksanakan 16 Maret 2021 secara tatap layar dikuti oleh Pengurus Tim Penggerak PKK seluruh Indonesia. Pada acara penutupan Rakernas IX PKK Tahun 2021 disampaikan hasil Rumusan Rencana Induk dan Strategi Gerakan PKK Tahun 2021-2024 dengan semangat “Sinergitas dan Kemitraan menjadi Kunci dalam Mewujudkan Keluarga Berdaya dan Sejahtera”, untuk mewujudkan Semangat dan Kerjasama Memajukan PKK dan Keluarga Pelopor Perubahan.

Juknis Tata kelola Gerakan PKK merupakan amanat dari Permendagri No. 36 Tahun 2020 Tentang Peraturan Pelaksanaan  Perpres No. 99 Tahun 2017 Tentang Gerakan PKK, yang menjadi dasar dan panduan bagi Tim Penggerak PKK dalam rangka tata kelola dan penyelenggaraan gerakan PKK.

 

Rancangan besar gerakan PKK tahun 2021- 2024 adalah menciptakan “Gerakan Nasional Keluarga Pelopor Perubahan” melalui Pembinaan karakter keluarga, Pendidikan dan peningkatan ekonomi keluarga, penguatan ketahanan keluarga, serta kesehatan keluarga dan lingkungan.

Dalam pandangan akhir pelaksanaan Rakernas IX PKK Tahun 2021, disampaikan Rencana Induk dan Strategi Gerakan PKK Tahun 2021-2024 menekankan kepada 4 agenda prioritas, yaitu:

1) Ketahanan ekonomi
2) Revolusi mental
3) Memperkuat pelayanan dasar
4) Lingkungan hidup.

Agenda gerakan PKK 2020-2024 tersebut diimplementasikan setiap tahun melalui 10 (sepuluh) Program Pokok PKK dan dilaksanakan oleh tiap Tim Penggerak PKK di semua tingkatan baik pusat maupun daerah. Isu Utama yang harus dilakukan adalah:

1) Penanganan Pandemi Covid-19,
2) Penurunan angka stunting
3) Penguatan ekonomi masyarakat.

Untuk Rumusan akhir hasil Petunjuk Teknis Tata Kelola Kelembagaan PKK akan disempurnakan oleh tim perumus yang terdiri dari Kementerian Dalam Negeri selaku Koordinator,Tim Penggerak PKK Pusat dan Perwakilan Daerah (Provinsi Aceh, DKI Jakarta, DI Yogyakarta, Papua, Sumatera Utara, Jawa Tengah, Bali, Kalimantan Tengah, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Barat).

Tim yang bertugas tersebut merumuskan dalam jangka waktu paling lama 1 minggu, yaitu paling lambat tanggal 23 Maret 2021, Petunjuk Teknis dimaksud sudah diajukan kepada Dirjen Bina Pemdes  a.n. Menteri Dalam Negeri.  Semoga hasil Rakernas IX Tahun 2021 dapat berdaya, berkarya dan berdampak bagi masyarakat disaat pandemi ini.

 

(Skr/PA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *