Laporan Kegiatan Ketua TP PKK DKI Jakarta Kepada Gubernur

Laporan Kegiatan TP PKK Provinsi DKI Jakarta oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi DKI Jakarta kepada Gubernur DKI Jakarta dilaksanakan secara tatap layar dan melalui media sosial (4 Sep 2020). Kegiatan melibatkan partisipasi aktif oleh seluruh Kader PKK se-DKI Jakarta, dari Tim Penggerak PKK Provinsi, Kota/Kabupaten sampai dengan Kelompok Dasawisma dan Walikota/Bupati, Camat dan Lurah selaku Pembina PKK disemua jenjang, demikian Laporan Panitia Pelaksanaan Kegiatan Tuty Kusumawati, Kepala Dinas PPAPP Prov DKI Jakarta

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi DKI Jakarta, menyampaikan Laporan Kegiatan Kepada Gubernur DKI Jakarta, hasil yang telah dilaksanakan dan telah berperan aktif dalam program pencegahan Pandemi Virus Covid 19 yang sedang melanda di Indonesia, khususnya di Provinsi DKI Jakarta, tujuan kegiatan adalah untuk:

  1. Terinformasinya kebijakan Pemerintah kepada wilayah Kota, Kabupaten, Kecamatan, Kelurahan sampai ketingkat RW, RT melalui Kader PKK, agar terlaksananya program pencegahan Pandemi Covid 19 di Provinsi DKI Jakarta secara terpadu, dan menurunnya penderita Covid 19 di Provinsi DKI Jakarta.
  2. Terintegrasinya informasi dan pelaksanaan kegiatan dalam rangka Pencegahan Pandemi Virus Covid 19 disemua jenjang PKK.
  3. Sosialisasi Kader PKK sebagai Pelopor Perubahan Perilaku di masa Pandemi Covid 19

Potensi Kader PKK, mulai dari Tim Penggerakk PKK Provinsi sampai kepada Kader Dasawisma, dapat membantu dengan cepat untuk menyampaikan pesan-pesan dan himbauan Pemerintah secara langsung dan cepat ke masyarakat.  Kegiatan berupa pembinaan, sosialisasi, evaluasi dan pelaporan secara nyata untuk meningkatkan kesehatan masyarakat disaat pandemi Covid 19. Selain itu menindak lanjuti arahan Presiden Joko Widodo dan kanal Youtube Sekretariat Presiden tanggal 3 Agustus 2020, bahwa Sosialisasi Protokol Kesehatan masih kurang Intensif, “Saya berharap ibu-ibu PKK juga dilibatkan dalam Sosialisasi Protokol Kesehatan”. PKK ini sangat efektif door to door urusan perubahan perilaku dan juga lakukan komunikasi di TV, medsos, dan lain lain secara rutin, banyak masyarakat yang tidak pakai masker dan tidak jaga jarak, memakai masker tidak jaga jarak dan rendahnya kesadaran cuci tangan.

Ketua TP PKK Provinsi DKI Jakarta, melakukan langkah cepat, tepat dan efektif dengan segera melakukan kegiatan bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi, Kota/Kabupaten dan mitra kerja PKK  dan mendapat bantuan masker dari BPBD Provinsi DKI Jakarta sebanyak 1 juta masker, untuk mendukung program Gerakan Bersama Pakai Masker (GEBRAK) PKK, serta melibatkan Kader PKK disemua jenjang dari Tim Penggerak PKK Provinsi, Kota/Kabupaten sampai Dasawisma se-DKI Jakarta, mulai tanggal 12 Agustus – 24 Agustus  2020.

Gubernur Provinsi DKI Jakarta, memberikan arahan agar melalui program-program strategis dan inovasi yang dilakukan oleh PKK di wilayah diharapkan mampu mendukung program pencegahan penularan Virus Covid 19 yang sedang melanda di DKI Jakarta. Kedudukan PKK Provinsi DKI Jakarta sebagai mitra strategis Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta, diharapkan para Kader PKK mampu memposisikan sebagai pelaksanaan kegiatan dan berperan aktif bagi masyarakat, dengan harapan para Kader PKK akan menjadi Kader yang profesional untuk menyampaikan informasi kepada keluarga-keluarga yang menjadi anggota Dasawismanya, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Dilanjutkan Dialog interaktif dengan perwakilan Kader Dasawisma PKK, yaitu Ani Supiyani, Ketua Dasawisma , Kel.Ciganjur, Kec.Jagakarsa, Jakarta Selatan dan Astri Septianah, Ketua Dasawisma Kel. Pulau Harapan Kec. Seribu Utara, Elok Lisawaty Ketua RT 04/ RW 04, Kel.Rawasari, Kec. Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Ari Ketua RW 02, Kel. Kampung Melayu, Kec. Jatinegara, Jakarta Timur

Beberapa pertanyaan dari Kader Dasawisma (Ani) Bagaimana caranya kami kader PKK dapat menyampaikan informasi kepada masyarakat, agar masyarakat mau merubah perilaku untuk disiplin memakai masker dengan benar , tidak asal memakai atau pergi dengan tidak membawa masker, agar bisa menjadi kebiasaan baru , dan pertanyaan dari Kader Dasawisma (Astri) bagaimana menyampaikan pesan kepada wisatawan agar tetap menggunakan masker tetapi ajakan saya tidak menyingggung kenyaman wisatawan. yang datang ke Pulau seribu.

Gubernur Provinsi DKI Jakarta memberikan arahan ”bagaimana kita dapat menyampaikan pesan kepada Warga dengan baik, tanpa orang tersebut merasa tersinggung, yaitu dengan membuat tulisan dikertas kecil dengan pesan pesan 3M ataupun tulisan ucapan terima kasih bagi warga yang sudah mematuhi protokol Kesehatan”, dan bisa juga dengan menulis pesan berupa Pantun”, demikian ditambahkan oleh Ibu Fery Farhati.

Acara dilaksanakan dengan media tatap layar dan juga secara langsung melalui media sosial pkkjakarta dan Dinas PPAPP diikuti sebanyak 16.559 peserta, dimana kegiatan ini untuk mendukung kebijakan Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan Program PKK dalam rangka pelaksanaan kegiatan Pencegahan Pandemi Covid 19 di Indonesia dengan Gerakan Bersama Pakai Masker #GebrakMasker.

(Skr/PA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *