Bulan Februari beri Vitamin A Untuk Balita

Bulan Agustus dan Februari setiap tahunnya dijadikan oleh Pemerintah Republik Indonesia sebagai bulan vitamin A. Saat ini bulan Februari telah tiba, bulan vitamin A bagi balita anda, kapsul vitamin A bisa didapatkan di Posyandu dan Puskesmas.

Tim Penggerak PKK Provinsi DKI Jakarta, melalui Kader Posyandu melaksanakan kegiatan pemberian Vitamin A sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Dalam pelaksanaanya pembagian vitamin A dilakukan di posyandu yang tersebar di seluruh RW yang ada di kelurahan se DKI Jakarta. Disaat pandemi kegiatan ini dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Pemberian vitamin dilakukan oleh kader posyandu mengunjungi rumah balita, kemudian memberikan vitamin A kepada orang tua balita dan orang tua balita melakukan pemberian vitamin A, menimbang berat badan balita dan mengukur tinggi badan balita secara mandiri dan dicatat dalam buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak).

Mari kita sukseskan bulan vitamin A pada Balita di bulan Februari ini dengan memastikan bahwa semua balita yang ada mendapatkan vitamin A, sesuai dengan umurnya.

Bayi usia 6-11 bulan Kapsul vitamin A (biru) dengan dosis 100.000 IU
Balita 12-59 bulan Kapsul vitamin A (merah) dengan dosis 200.000 IU

Vitamin A adalah salah satu zat gizi dari golongan vitamin yang sangat diperlukan oleh tubuh. Secara spesifik vitamin A mempunyai manfaat sebagai berikut :

  1. Memelihara dan mengurangi resiko penyakit atau kelainan mata
  2. Meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit
  3. Membantu proses pertumbuhan balita
Orang tua balita memberi vitamin A dan menimbang balita sendiri

Kader PKK juga menyampaikan informasi kepada para orang tua akan manfaat untuk setiap bulan memantau tumbuh kembang anak balitanya. Manfaat Pemberian Vitamin A penting untuk balita, dimana vitamin A/retinol terlibat dalam pembentukan, produksi, dan pertumbuhan sel darah merah, sel limfosit, antibodi juga integritas sel epitel pelapis tubuh. Adapun Vitamin A juga bisa mencegah rabun senja, kerusakan kornea dan kebutaan serta mencegah anemia pada ibu nifas. Menjaga Kesehatan anak secara mandiri di rumah juga harus menjadi perhatian utama dari orang tua balita, berikan gizi cukup dan seimbang dan bahagiakan anak.

 

(P4/PA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *